Mantan Kuli Panggul yang Kini Memiliki Usaha Dengan Omzet 3 Miliar per Bulan, Ini Rahasianya

Nasib siapa yang memahami sehingga perlu perjuangan untuk menerima apa yg diinginkan. Kebahagiaan, kesuksesan dan mimpi-mimpi lainnya.

Tak ada yg menyangka bila seorang lelaki paruh baya pemilik kios pada pasar induk Kramat jati, Jakarta Timur merupakan seorang pengusaha sukses.



Bila dilihat sekilas memang hanya berdagang cabe dan sayuran di pasar Induk setiap bulan sanggup mencapai omzet 3 miliar.

Siapa yg menyangka ternyata perjuangan hingga dititik ini tidak gampang karena dulu beliau hanyalah kuli panggul sayuran di pasar senen dan pelayan.

Pada tahun 1960an awalnya Sumarna merantau berdasarkan kampung laman Serang, Banten ke Jakarta.

Tanpa bekal apapun ia merantau buat mencari rejeki dan bekerja serabutan. 5 tahun berjalan bekerja demikian tidak cukup buat memenuhi kebutuhan.

Sehingga beliau pelan-pelan mengumpulkan uang ditabung buat kapital bisnis. Dan menurut sanalah Sumarna berjualan cabe menurut ilmu selama lima tahun itu.

Mulai menurut mencari pasokan cabai, menjalin relasi menggunakan pembeli dan mengepul sayur mayur.

Memang tak mudah menciptakan usaha dia pindah bisnis ke pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur dan memulai lagi dari Nol. Hanya bermodal keberanian, kejujuran, kepercayaan  pelanggan dan para pemasok barang.

Bermodal sewa kios Rp dua juta akhirnya diputar buat membeli tanah dan angkutan. Usahanya berjalan lancar baik cabia merah, cabe rawit serta tomat aman.

Bahkan bisnis kian berkembang sampai masuk supermarket. Tetapi namanya bisnis niscaya pasang surut terdapat kalanya merosot. Tapi permanen dinikmati meskipun rugi ratusan juta.

Tak hingga disitu saja ternyata terdapat kerugian lagi yang diderita dimana lima karyawannya dalam tahun 2010 & rugi kurang lebih 1,8 miliar dalam pertengahan 2011.

Meskipun demikian dia tidak menuntut karyawan itu tapi dipecat dari pekerjaan. Belum lagi pernah bangrut benar-sahih dari nol lagi. Kemudian dengan keyakinan dia memulai bangkit pulang membesarkan bisnis cabainya.

Benar adanya bila tak terdapat orang gagal yg terdapat hanyalah orang yg berhenti mencoba apalagi dalam bisnis. Maka yg perlu kita tiru adalah bagaimana ia berjuang menggunakan tekun, amanah, penuh kesabaran & giat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel