Duduk Belasan Jam di Kereta, Dia Tiba-datang Kena Stroke! Siapa Sangka "Penyebabnya" Sering Kita Lakuin!

Seorang perempuan   40 tahun bernama Ran (nama samaran), saat naik kereta barah menunjuk ke Guang Zhou, Tiongkok, tiba-datang mengalami insiden seram ini. Untuk sampai di Guang Zhou, Ran harus duduk pada kereta selama belasan jam. Saat mau turun dari kereta, kedua kakinya datang-tiba tidak kuat. Bibirnya miring & hampir saja beliau pingsan tergeletak di lantai menggunakan kondisi kejang-kejang. Setibanya di tempat tinggal   sakit, dokter memvonis Ran terkena infark cerebri atau biasa diklaim stroke. Ran nir menyangka penyebab menurut seluruh ini adalah kebiasaannya ini...




Dilansir menurut media Tiongkok, saat itu kereta dipenuhi menggunakan penumpang sehingga Ran nir leluasa bergerak. Ran hanya duduk pada kursinya selama berjam-jam. Demi menghabiskan ketika dia pun memainkan Hpnya sembari memiringkan tubuh dan kepalanya. Sampai akhirnya kepalanya pusing, Ran tak menggubrisnya dan tidak kunjung mengganti posisi duduknya.
Sponsored Ad

Sampai hari kedua ketika kereta tiba pada stasiun tujuan Ran, beliau masih sempat mengangkat kopernya turun berdasarkan kereta. Dia keluar dari kereta, namun tangan & kakinya sudah mulai  lemas tidak bertenaga. Untuk berdiri pun Ran sudah sempoyongan. Ran lalu memaksakan diri untuk permanen pulang ke rumahnya. Sampai di rumah, keluarganya langsung menyadari ketidak beresan Ran. Bibirnya miring, air liurnya terus menetes keluar. Ran segera dilarikan ke klinik dekat tempat tinggal  . Saat itu dokter mendiagnosa bahwa tanda-tanda Ran ini adalah gejala stroke. Dokter pun menyarankannya buat menilik ke RS Jinan (暨南大學附屬第一醫院)yang lebih besar .

Wakil ketua departemen neuron, dokter Meng mengungkapkan, hasil pemeriksaan CT Scan dan MRI dari Ran memperlihatkan bagian saraf leher kanannya telah dalam posisi terjepit. Di bagian arteri leher, arteri otak terlihat jelas ada penyumbatan. Jika nir segera diatasi, arteri yg terjepit ini akan membengkak & robek lalu mengakibatkan penyumbatan otak yg parah dan berakhir dalam kematian.


Dari analisis dokter, Ran umumnya sehat-sehat saja & nir ada masalah kesehatan apapun, bahkan tidak terdapat riwayat penyakit pembuluh darah. Gejala stroke yang dialaminya pada kereta itu kemungkinan akbar adalah karena posisi duduknya yang miring ke kanan sembari memainkan HP & nir merubah posisi selama berjam-jam. Hal ini mengakibatkan galat satu bagian pembuluh darah tertekan dan peredaran sebagai tidak lancar, lalu menyebabkan penyumbatan & pembekuan.

Untungnya Ran diselamatkan menggunakan sempurna saat. Namun sejak itu, Ran harus meminum obat dan harus rutin check up.

Dokter mengungkap bahwa, saraf terjepit dan pembuluh darah tersumbat yang ditimbulkan posisi ketua nir berubah sangatlah sporadis terjadi. Tetapi karena kejadian ini, diingatkan kepada kita agar ketika duduk ataupun berbaring pada jangka saat lama  , kita harus seringkali mengganti posisi, berdiri atau melakukan peregangan. Bila ruangan terlalu sempit, paling tidak kita harus menggerak-gerakkan tangan & kaki.

Sumber: life.Bldaily.Com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel