Bukti Cinta yang Paling Mulia merupakan Pernikahan, Bukan Pacaran

Jangan terlalu usang menjali dengan cara pacaran lantaran mampu jadi kamu akan dirugikan baik secara materi maupun fisik. Pacaran pula sanggup saja kamu hanya menjaga jodoh orang lain karena hubungan yang engkau  jalin sama dengan interaksi yg tak niscaya.



Jika pacar engkau  benar cinta & sayang, beliau tidak akan berlama-lama   menjalin kasih denganmu. Dia akan langsung mengajakmu menjalin cinta yang paling mulia melalui pernikahan bukan pacaran.

Karena dia yakin, mencintai dalam ikatan yg pasti akan membuatnya merasa nyaman & tidak perlu takut kehilangan. Dan beliau jua sangat konfiden bahwa bukti cinta yg paling mulia adalah pernikahan bukan pacaran.
Mencintalah Dalam Ridho Allah, Agar Cinta yang Kamu Jalin Tidak Hanya Menyenangkan, Tapi Juga Mendamaikan

instagram.Com/natura_project

Oleh karena itu, engkau  harus mengasihi dalam ridho Allah agar cinta yang terjalin tidak hanya menyenangkan mata. Karena jika ridho Allah yg menjadi acuanmu dalam menjalin cinta, yakinlah Allah akan menambah keberkahan pada hubunganmu dan tentunya cintamu pula mendamaikan hati.

Selain itu, mencinta yg tidak terdapat tanggungjawa di dalamnya sangat melelahkan & menjenuhkan. Apalago apabila engkau  dan beliau masih labil dalam mengontrol emosi, cinta kalian akan berujung pada saling menyakiti. Bahkan mampu jadi suatu saat menjadi kalian saling menghina dan sebagai jadi nista.
Mencintai Tapi Tidak Berada Dalam Kebaikan Allah Itu Pasti Rasanya Akan Sangat Hambar & Lekas Bubar

instagram.Com/natura_project

Lantaran mencintai yang tidak berada dalam kebaikan Allah, maka cinta engkau  sama dengan hambar & hanya omong kosong belaka. Cinta tadi juga bisa jadi nir akan lama   karena komitment kalian belum terikat apik dalam sebuah bukti cinta yang paling mulia yaitu pernikahan.

Jika cinta yang kamu jalin hanya bermodalkan janji & verbal. Tidak akan dipercaya serisu sebelum Ijab Qobul di ikrarkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel