Janda Lebih Mengoda..!! Kenapa Rasulullah Menganjurkan Menikahi Gadis Daripada Janda ?

Dalam memlih pendamping hidup rasulullah saw lebih menyarankan buat memilah perempuan yang masih wanita (perawan) daripada perempuan sudah janda.
 

perihal itu tertuang dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh imam ibnu majah dan juga imam baihaqi, nabi bersabda:
تَزَوَّجُوا الأَبْكَارَ، فَإِنَّهُنَّ أَعذَبُ أَفْوَاهًا، وَأَنْتَقُ أَرْحَامًا، وَأَرْضَى بِالْيَسِيرِ
“menikahlah dengan seseorang perempuan yang masih wanita, karena dia lebih lembut mulutnya, lebih lengkap rahimnya, dan juga lebih menerima kondisi. ” (hr ibnu majah dan juga imam baihaqi)
kemudian apa sebab sampai – sampai nabi menyuruh demikian?
apakah nabi cuma memandang luarnya aja yang pada lazimnya perempuan yang masih perawan lebih mempesona. ? bila tidak demikian kemudian apa dalihnya.
dalam kitab tuhfatul habib syarh khatib al – bujairimi mengurai sebab nabi menyarankan buat menikahi perempuan yang masih perawan.
antara uraiannya yakni perihal itu karna cinta seseorang wanita condong lebih tulus dan juga sepenuh hati dibanding seseorang janda.
seseorang wanita lazimnya tidak memilki perilaku membanding – bandingkan dengan teman , karna cintanya merupakan cinta kesatu.
berubah dengan janda, ia berpotensi membanding – bandingkan dengan teman , karna cinta yang ia milki tidak lagi cinta kesatu.
perihal itu selaras dengan apa yang dikatakan:
نَقِّلْ فُؤَادَكَ حَيْثُ شِئْتَ مِنَ الهَوَى * ماَالحُبُّ اِلاَّ لِلْحَبِيْبِ الأَوَّلِ
كَمْ مَنْزِلٍ فىِ الاَرْضِ يَأْلِفُهُ الفَتى * وَحَنِيْنُهُ اَبَدًا فىِ اَوَّلِ مَنْزِلِ
“pindahkanlah hatimu kepada siapa aja yang engkau suka, karena tidak terdapat cinta kecuali cinta yang pertama”
berapa banyak tempat yang disinggahi oleh seseorang pemuda dan juga kerinduannya senantiasa kepada tempat yang kesatu kali yang dia singgahi. ”
demikian hikmah dianjurkannya menikahi perempuan yang masih wanita, hingga dari itu jelaslah anjuran nabi saw itu bukan sebatas dorongan hasrat semata.
karena andai demikian pastinya rasulullah saw tidak hendak sempat ingin menikah dengan sayyidah khodijah dan juga istri – istri yang lain yang notabene mayoritas janda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel